Membiasakan Menulis Sebuah Artikel

Beberapa minggu yang lalu saya coba daftar salah satu acara workshop yang diadain oleh YSEALI. Acara itu mengundang anak – anak muda buat ikutan workshop dan berbagi pengalaman tentang media literacy.

Saya yang tau informasi ini dari Twitter tepatnya dari tweet nya Om Budi langsung coba apply. Ternyata ga semudah itu buat daftar.

Syarat pendaftaran memang simple dan siapa aja mampu selama punya tekad. Tapi enggak bagi saya yang notabene jarang nulis dan English pasif, hal itu berdampak bagi saya kemaren, beberapa Kali bingung sebenernya saya ini mau nulis apa? Tulisan terlalu ngambang dan kurang dalem buat membangun argument.

Kebiasaan menulis sebenernya udah dari jaman umur belasan tahun, lewat blogspot waktu itu beberapa kali nulis. Sampai menulis di medium juga pernah. Memang sih menulis butuh dilatih dan terus diasah sambil baca – baca artikel atau buku dengan kaya gitu style menulis semakin berkembang.

Menulis jadi prioritas saya tahun depan yang dimulai dari akhir tahun ini harus berjalan. Bukan tanpa sebab, sebisa mungkin saya harus berusaha nuangin opini ke media tulisan. Berkaca dari kemaren pas daftar workshop yang bakalan diadain di Myanmar (wish me luck) maret nanti saya merasa keteteran. Apalagi nanti kedepan saya harus bikin essay buat apply beasiswa ke luar yang notabene saingannya seluruh negara.

Starting right now I must do something to raise a dream.

 

Wicaksono, Satriyo Unggul

Indonesian Blogger, Designer,Web developer, Entrepreneur, Weather forecaster. Cita - cita: Bahagia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *