Konfigurasi VPS Untuk Keperluan Website

Artikel kali ini saya akan menulis mengenai hal teknis tentang konfigurasi vps untuk keperluan website dan sebagainya. VPS sendiri merupakan kependekan dari virtual private server dimana kita memiliki server dalam bentuk virtual dan diakses menggunakan jaringan internet.

Lebih gampangnya semisal seperti ini ada sebuah PC Server fisik atau kita sebut sebagai Dedicated server kemudian dibagi menjadi beberapa virtual server, sehingga masing – masing virtual server memiliki batasan resource sendiri – sendiri tanpa terpengaruhi antar VPS. Pembagian virtualisasi server sendiri menggunakan bantuan software.

Sumber: https://zolahost.com/

Dimana Kita bisa Menyewa VPS?

Untuk menyewa vps bisa kita temukan banyak sekali provider yang memberikan harga cukup kompetitif, baik provider lokal ataupun luar negeri. Saya sendiri menggunakan beberapa VPS dari provider luar negeri, dimana mereka memberikan layanan ketersediaan server di Singapura.

Lokasi server yang ada di Singapura memberikan keuntungan tersendiri apabila memang target audience kita berada di luar negeri maupun Indonesia, dengan lokasi yang cukup dekat dengan Indonesia memberi keuntungan tersendiri untuk kecepatan akses dan Infrastruktur di Singapura juga mendukung untuk di akses pada jaringan luar negeri dengan kecepatan yang cukup baik.

Provider yang cukup rekomended menurut saya adalah DigitalOcean, Vultr, dan Upcloud. Saya sendiri sekarang menggunakan Upcloud (Referal Upcloud: Klik Disini Untuk mendapatkan deposit $25) sebagai private server utama saya yang banyak digunakan untuk bermacam – macam website maupun VPN (Artikel tentang memanfaatkan VPS akan saya buat secara terpisah).

Bagaimana Konfigurasi VPS untuk Website?

Konfirgurasi VPS untuk website sebenarnya cukup mudah bagi yang sudah familier menggunakan operating system Linux, saya sendiri menggunakan ubuntu 18.04 sebagai OS di VPS utama, dikarenakan versi yang terbaru serta dukungan jangka panjang oleh komunitas ubuntu, saya menganggap pembaca sudah paham cara mengoperasikan linux dan melakukan remote.

Langkah yang pertama adalah menginstall webserver, saya menggunakan apache sebagai webserver bawaan kedalam terminal:

sudo apt update
sudo apt install apache2

Setelah itu kita bisa menjalankan webserver tersebut menggunakan perintah

sudo systemctl stop apache2.service
sudo systemctl start apache2.service
sudo systemctl enable apache2.service

atau

service apache2 stop
service apache2 start
service apache2 enable

Apabila apache kita sudah jalan maka sekarang coba buka browser dan ketik IP vps kalian. Maka akan muncul seperti gambar dibawah:

Apabila layar browser kalian muncul seperti gambar diatas maka selamat, Webserver anda sudah jalan. Langkah Selanjutnya adalah menginstall PHP dan MySQL, silahkan ikuti perintah dibawah ini tanpa terlewat, saya menggunakan versi PHP 7.2 apabila kalian ingin menggunakan versi terbaru atau versi yang lama silahkan gunakan sesuai kebutuhan.

sudo apt install php7.2 libapache2-mod-php7.2 php7.2-mbstring php7.2-xmlrpc php7.2-soap php7.2-gd php7.2-xml php7.2-cli php7.2-zip

Kemudian buka file php.ini dan rubah beberapa parameter

sudo nano /etc/php/7.2/apache2/php.ini

Parameter yang dirubah adalah sebagai berikut

memory_limit = 256M
upload_max_filesize = 64M
cgi.fix_pathinfo=0

Langkah selanjutnya menginstal MySQL, yang berfungsi sebagai database pada server nantinya.

sudo apt install mysql-server mysql-client

Pada proses installasi nanti kita akan diminta mengisi password untuk root. Silahkan ingat – ingat jangan sampai lupa, untuk memastikan kembali silahkan jalankan perintah dibawah ini

mysql_secure_installation

Langkah terakhir, pastikan mysql selalu aktif

systemctl enable mysql

Setelah semua langkah diatas sudah selesai dijalankan, langkah selanjutnya adalah membuat virtualhost, sebelum kita membuat virtualhost langkah pertama adalah mengkonfigurasi dns pada domain, silahkan buka dns manager pada controlpanel domain di provider anda membeli.

Silahkan konfigurasi seperti contoh diatas, untuk hostname dan address tehataukopi.com ganti dengan domain anda sendiri, kemudian pada value address di A record arahkan ke IP server kalian masing – masing.

Tunggu beberapa saat, kalian bisa melakukan ping pada cmd untuk memastikan domain benar – benar terarahkan ke IP VPS. Setelah domain berhasil terhubung, langkah berikutnya adalah membuat virtualhost dan direktori file website nantinya berada

mkdir -p /var/www/namadomain/public_html
kemudian
nano /etc/apache2/sites-enabled/namadomain.conf

Lalu isi dengan parameter dibawah ini

<VirtualHost *:80>
     ServerAdmin webmaster@namadomain.com
     ServerName namadomain.com
     ServerAlias www.namadomain.com
     DocumentRoot /var/www/namadomain/public_html/
     ErrorLog /var/www/namadomain.com/logs/error.log 
     CustomLog /var/www/namadomain.com/logs/access.log combined
 </VirtualHost>

Setelah itu save nano, dan restart Apache dengan perintah

service apache2 reload

Kemudian buka website kalian dengan nama domain sebagai alamatnya. Selamat apabila sudah bisa terbuka. Kemudian langkah selanjutnya adalah menginstall PHPMyAdmin sebagai alat untuk manajemen database sehingga mempermudah mengelola dan memantain database.

sudo apt install phpmyadmin php-mbstring php-gettext

Pilih apache2 dan pilih Yes, Selanjutnya jalankan perintah sebagai berikut

sudo phpenmod mbstring
sudo systemctl restart apache2

Setelah itu buka kembali browser anda dan ketik domain kalian diikuti dengan slash /phpmyadmin

namadomain.com/phpmyadmin

Apabila muncul halaman login silahkan masukan user name root dan password seperti yang sudah kalian konfigurasi di awal – awal instalasi mysql, Apabila berhasil login, maka selamat VPS kalian sudah siap digunakan untuk menampung website.

Pada artikel selanjutnya saya akan menjelaskan mengenai cara memasang SSL gratis pada VPS dan cara membuat blog menggunakan wordpress dengan vps yang sudah kita persiapkan pada artikel ini.

 

Wicaksono, Satriyo Unggul

Indonesian Blogger, Designer,Web developer, Entrepreneur, Weather forecaster. Cita - cita: Bahagia.

 

2 thoughts on “Konfigurasi VPS Untuk Keperluan Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *